SBY: Jangan Jadi Penadah Kayu Illegal Logging

SBY: Jangan Jadi Penadah Kayu Illegal Logging

- detikNews
Senin, 28 Nov 2011 13:16 WIB
SBY: Jangan Jadi Penadah Kayu Illegal Logging
Jakarta - Indonesia sedang bekerja keras memerangi aksi penebangan liar. Kepada negara-negara lain, diminta memberikan dukungan dengan menolak masuknya kayu dan produk hasil olahan dari tindakan illegal logging.

"Ada sindikat yang melakukan illegal logging. Saya ingatkan semua negara agar tidak menjadi tukang tadah kayu hasil illegal logging," ujar Presiden SBY.

Hal ini disampaikannya dalam teleconference dengan Gubernur Kaltim, Awang Faroek, peringatan hari menanam pohon, Senin (27/11/2011). Acara berlangsung di komplek Indonesia Peace and Security Center, Bukit Merah Putih, Sentul, Jawa Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dalam laporannya, Awang Faroek menyampaikan bahwa ada 14 titik di Kalimantan Timur yang menjadi sasaran gerakan menanam satu juta pohon. Sebagian besar adalah perbukitan yang gundul akibat aksi penebangan liar di masa-masa terdahulu.

Sementara di dalam sambutannya, Menhut Zulkifli Hasan umumkan bahwa sejak tahun ini Kementerian Perhutanan tidak lagi keluarkan ijin konsesi baru untuk pembukaan hutan primer dan lahan gambut. Moratorium ini bertujuan mempertahankan hutan dan lahan gambut yang masih belum terjamah pengusaan hutan.

"Kemenhut tidak lagi mengeluarkan konsesi, maka tugas kami hanya menanam pohon," tegas Zulkifli disambut tepuk tangan hadirin.

Puncak peringatan ditandai dengan aksi penanaman pohon secara serempak oleh Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono, Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono, serta Menhut Zulkifli Hasan. Mereka menanam bibit pohon manglid, tangkil, suren, salam dan rasamala.

(lh/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads