Gubernur Riau (Gubri) meninjau lokasi banjir, Minggu (27/11/2011) ke dua kecamatan Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu. Pemprov Riau mencatat, ratusan warga kini terpaksa mengungi akibat banjir bandang.
"Kita hari ini memberikan bantuan sembako, pakaian, dan tenda-tenda untuk pengungsi korban banjir," kata Gubri Rusli Zainal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim medis nantinya akan bertugas di lapangan untuk pelayanan kesehatan masyarakat korban banjir. Memang saat ini jalan satu-satunya untuk memberikan bantuan ke warga harus menggunakan sampan atau spead boad," kata Rusli.
"Kita juga memberikan bantuan Rp100 juta untuk korban banjir. Dana bantuan itu kita titipkan ke pihak kecamatan untuk dibagikan kepada korban banjir," kata Rusli.
Gubri juga menjelaskan, bahwa dua kecamatan yang menjadi korban banjir bandang ini, letaknya berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).Infrastruktur di daerah tersebut memang belum memadai.
"Saya juga minta kepada kepala daerah untuk segera melaporkan daerah-daerah perbatasan yang minim infrastruktur. Kita prihatin melihat kondisi yang ada saat ini ," kata Rusli.
Melihat infrastruktur yang minim, Pemprov Riau meminta Pemkab Kampar untuk segera mengajukan usulan pembangunan untuk kepentingan masyarakat.
"Kita nantinya akan sharing dana untuk membangun kedua wilayah tersebut, terutama akses jalan," kata Rusli.
Pemprov Riau mencatat, dalam peristiwa banjir 3 orang dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan belasan rumah hanyut terbawa arus. Ratusan rumah penduduk tergenang air dengan ketinggian rata-rata di atas 1 meter.
(cha/fjp)










































