Rakernas PDIP Minta Mega Lebih Strategis dalam Berkoalisi
Minggu, 18 Jul 2004 17:14 WIB
Jakarta - Rakernas XI PDIP menelurkan sepuluh rekomendasi kepada DPP PDIP. Salah satunya, peserta Rakernas meminta Ketua Umum PDIP Megawati untuk lebih strategis dan mengedepankan persamaan agenda politik dalam berkoalisi. Rakernas XI yang dimulai Sabtu (17/7/2004) kemarin di sekretariat DPP PDIP, Jl. Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ditutup Minggu (18/7/2004) sore. Setelah ditutup, pimpinan sidang yang juga sekjen DPP PDIP Sutjipto menggelar jumpa pers. Pada kesempatan itu, Sutjipto membacakan sepuluh rekomendasi yang dihasilkan Rakernas. Rekomendasi itu, antara lain, meminta kepada Megawati, agar dalam melakukan koalisi dengan kekuatan strtegis bangsa benar-benar mengedepankan kepada persamaan agenda politik. Hal itu dilakukan agar koalisi itu bisa membawa bangsa Indonesia lebih berdaulat, lebih sejahtera, kebih berkeadaban, dan lebih aman. Koalisi juga diharapkan tetap menghormati sistem pemerintahan presidensiil. Rekomendasi lainnya, Rakernas mendukung tekad DPP PDIP untuk menjadikan pilpres putaran kedua sebagai gerakan kerakyatan untuk memilih pemimpin nasional yang benar-benar memiliki komitmen terhadap Pancasila, UUD 45, NKRI, dan kemajemukan serta mendasarkan pada track record capres dan cawapres dalam mewujudkan masyarakat sipil yang demoktratis. Selain itu, Rakernas juga merekomendasikan kepada DPP agar secepatnya mengeluarkan kebijakan strategis untuk lebih menggerakkan mesin politik partai. Rakernas juga meminta agar pelaksanaan pilpres putaran pertama dijadikan momentum kritik dan otokritik untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan di dalam tubuh partai dan secepatnya melakukan konsolidasi internal untuk turun bersama rakyat serta melakukan kontrak politik bersama rakyat. Rakernas juga merekomendasikan kepada jajaran struktural PDIP untuk secepatnya merekrut dan melatih juru penerang Mega-Hasyim untuk membentuk sosialisasi visi, misi, program serta rekomendasi V Megawati-Hasyim. Rakernas juga mendesak kepada seluruh kader dan simpatisan PDIP untuk membangun kembali citra partai secara sungguh-sungguh sebagai partai yang mempunyai roh kerakyatan, kebangsaan, dan keadilan sosial.
(asy/)











































