141 Kloter Pulang Lewat Bandara Madinah

Laporan dari Arab Saudi

141 Kloter Pulang Lewat Bandara Madinah

- detikNews
Minggu, 27 Nov 2011 18:29 WIB
141 Kloter Pulang Lewat Bandara Madinah
Madinah - Pemulangan jamaah haji saat ini terkonsentrasi di King Abdulaziz International Airport (KAIA), Jeddah. Pada 29 November nanti, pemulangan dari Amir Muhammad Bin Abdulaziz Airport (AMAA) Madinah dimulai. Jamaah yang pulang lewat bandara Kota Nabi sebanyak 141 kloter.

"Jumlah jamaahnya sekitar 64 ribuan," kata Kepala Misi Haji Indonesia Daerah Kerja (Daker) Madinah, Akhmad Jauhari, di pelataran kantor Daker, Minggu (27/11/2011). Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan yang lewat Jeddah.

141 Kloter itu akan pulang menggunakan pesawat Garuda dan Saudi Arabian Airlines. Garuda kebagian 25 flight dan melayani satu debarkasi yaitu Jakarta-Cengkareng (JKG). Sedang sisanya jatah Saudi Arabian yang melayani debarkasi Batam, Surabaya dan Jakarta-Saudi (JKS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait slot time di Bandara Madinah, Jauhari menuturkan, kedua maskapai telah siap. Pada hari pertama pemulangan lewat Madinah pada 29 November, akan ada 11 penerbangan.

Jauhari juga kembali mengimbau agar jamaah tidak membawa air zamzam di dalam kopornya. Isi kopor juga maksimal 32 kg dan satu tas tenteng (handbag) yang diberikan oleh pihak penerbangan. Bila imbauan yang telah berulang kali ini tidak digubris dan jamaah tetap melanggar ketentuan, maka risikonya adalah barang mereka tidak akan terangkut.

Ketua kloter dan ketua rombongan (karom) juga diminta meneken surat pernyataan untuk memastikan bahwa jamaah tak ada yang membawa air zamzam dan melebihi ketentuan. "Bila jamaah ngeyel dan barang tidak terbawa, sebagai konsekuensinya jamaah tidak bisa menuntut Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Kemenag," papar Jauhari.

Sementara itu, hingga semalam, jumlah jamaah yang berada di Madinah sebanyak 53.200 orang. Kafilah haji Indonesia mendominasi kota suci kedua bagi umat Islam ini. Mereka menunaikan salat arbain selama 8-9 hari sebelum pulang ke Indonesia.

(nrl/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads