Peristiwa naas ini terjadi pada Minggu (27/11/2011) sekitar pukul 13.30 Wita. Laporan sementara korban tewas dalam kecelakaan maut ini berjumlah 4 orang dan 13 orang luka parah, termasuk 4 anak-anak dan seorang balita.
Karena dalamnya jurang, hingga berita ini diturunkan belum semua korban tewas berhasil dievakuasi. Sementara korban luka-luka sebagian dilarikan ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi dengan menggunakan kendaraan yang melintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi yang beredar, bus milik perusahaan Harvest di Jalan Suprapto, Palu, Sulawesi Tengah itu, terjun ke jurang saat melaju di tikungan kilometer 11 jalur Trans Sulawesi, Kebun Kopi-Toboli Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah setelah salah satu bannya pecah. Namun ada juga yang menyebutkan kalau sopir melaju di tikungan tajam.
Salah seorang warga bernama Abdul Wahid yang ikut mengevakuasi korban luka-luka dan membawanya ke Rumah sakit Anuntaloko Parigi Moutong mengatakan tadi ia sempat membantu evakuasi korban yang terluka.
“Saya kebetulan melintas di lokasi kecelakaan, sebisanya saya bantu korban yang luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Kalau dari keterangan korban luka yang saya bawa ke rumah sakit, katanya supir mobil bus tersebut melaju ketika melewati tikungan tajam. Supir bus selamat karena melompat saat bus masuk jurang,” terang Wahid.
Bus AKAP yang mengangkut penumpang sekira 60 orang itu diperkirakan berangkat pukul 11.00 Wita dari Palu, Sulawesi Tengah menuju Manado, Sulawesi Utara.
(gun/gun)










































