Jembatan Kukar Ambruk, Mabes Polri Periksa Pegawai PU Kukar

Jembatan Kukar Ambruk, Mabes Polri Periksa Pegawai PU Kukar

- detikNews
Minggu, 27 Nov 2011 16:47 WIB
Jembatan Kukar Ambruk, Mabes Polri Periksa Pegawai PU Kukar
Jakarta - Bareskrim Mabes Polri memeriksa 7 orang saksi terkait insiden ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) yang mengakibatkan 4 orang tewas. 7 saksi ini adalah pekerja dan pegawai Pekerjaan Umum (PU).

"Sudah ada 7 orang yang kita periksa terkait peristiwa ini," kata Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman, kepada wartawan di lokasi ambruknya jembatan, Jl Wolter Monginsidi, Tenggarong, Minggu (27/11/2011).

Sutarman mengatakan, 7 orang saksi yang diperiksa itu diantaranya adalah pekerja yang melakukan perbaikan jembatan sebelum insiden ini terjadi. Polisi juga memeriksa pegawai PU. Sayangnya Sutarman tak merinci arah dan alasan pegawai itu diperiksa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain pekerja, juga ada pegawai PU (Kutai Kartanegara) dan juga korban dari peristiwa itu," kata Sutarman.

Dalam kesempatan itu, Sutarman juga menegaskan bahwa Mabes Polri menaruh perhatian serius untuk mengusut tuntas penyebab ambruknya jembatan. Karena itu, Mabes Polri langsung turun untuk membantu Polda setempat.

"Kita turun ke sini, untuk melakukan back-up, untuk melakukan pengungkapan. Tidak ada perintah (Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo). Ada kejadian, kita back-up Polda," terang Sutarman.

Selain menurunkan tim Bareskrim 11 orang, Mabes Polri juga menerjunkan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk mencari tahu penyebab ambruknya jembatan.

"Kita sudah kumpulkan bukti-bukti. Saya akan mengarahkan tim yang bekerja di lapangan, sudah sejak Sabtu (26/11/2011) malam," tutup Sutarman.

Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan 2 wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Tenggarong, ambruk pada Sabtu (26/11) kemarin. Akibat ambruknya jembatan yang berusia 10 tahun itu, 4 orang meninggal dunia, 39 orang luka-luka dan 16 orang dilaporkan hilang.

Menteri PU Djoko Kirmanto yang juga mengunjungi lokasi merasa heran dengan peristiwa ini, lantaran kejadian ini dinilai langka mengingat jembatan itu masih berusia 10 tahun.

(gun/gun)


Berita Terkait