Koalisi Parpol Tidak Mutlak

Ketua PDIP:

Koalisi Parpol Tidak Mutlak

- detikNews
Minggu, 18 Jul 2004 14:48 WIB
Jakarta - Ketua DPP PDIP Roy BB Janis berpendapat koalisi PDIP dengan partai lain termasuk Partai Golkar, tidak mutlak dilakukan menjelang pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua. Koalisi seperti itu baru diperlukan setelah pilpres selesai. Hal ini disampaikan Roy BB Janis kepada wartawan di sela-sela Rakernas PDIP di sekretariat DPP PDIP, Jl. Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (18/7/2004). "Paradigma lama sebaiknya jangan dipakai. Kalau pemilihannya lewat MPR, koalisi elit semuanya bisa diselesaikan. Tapi, saat ini ada trend suara rakyat tidak sama dengan suara partainya," kata Roy saat ditanya apakah bagi PDIP koalisi dengan Golkar mutlak dilakukan. Menurut Roy, koalisi yang banyak dibicarakan sebenarnya hanyalah koalisi elit parpol tertentu. Dan memang, koalisi seperti ini dibutuhkan. Tidak dalam waktu sekarang, tetapi setelah pilpres putaran kedua. "Koalisi elit memang dibutuhkan setelah selesainya putaran kedua pipres. Tapi, yang kita bicarakan sekarang ini, justru bagaimana koalisi untuk putaran kedua. Jadi, yang paling penting adalah komunikasi politik secara vertikal, antara capres-cawapres dengan rakyat pendukungnya. Kalau koalisi elit, itu sekunder sifatnya," jelasnya. Meski begitu, Roy menyatakan, apakah PDIP perlu koalisi atau tidak, hal itu terserah Megawati, sebagai ketua umum PDIP. Yang jelas, bagi Roy, langkah paling penting untuk memenangkan Megawati, adalah mengefektifkan mesin politik. (asy/)


Berita Terkait