Tim SAR Dilarang Dekati Tiang Pilar Jembatan Kukar yang Miring

Tim SAR Dilarang Dekati Tiang Pilar Jembatan Kukar yang Miring

- detikNews
Minggu, 27 Nov 2011 11:52 WIB
Tim SAR Dilarang Dekati Tiang Pilar Jembatan Kukar yang Miring
Jakarta - Pencarian korban dan kendaraan yang tenggelam di Sungai Mahakam karena ambruknya jembatan Kutai Kertanegara (Kukar), Kaltim terus dilakukan. Namun tim SAR dilarang melakukan pencarian di dekat pilang jembatan, lantaran kondisinya yang miring.

"Tim jangan berada di bawah jembatan. Tiang pilar terlihat miring perlahan, segera bergeser. Jangan di bawah," kata seorang pemberi komando di Posko SAR melalui pengeras suara, Minggu (27/11/2011).

Meskipun tiang pilar telah ditarik dengan tali baja elastis, namun tak kuasa menahan berat pilar. Tiang yang berada dekat daratan Tenggarong Kota ini malah kian waktu kian miring.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontan peringatan yang dikeluarkan itu, ikut membuat panik tidak hanya warga di sekitar lokasi melainkan juga anggota tim SAR lainnya yang berlari menjauhi areal jembatan.

"Itu dari kemarin miring sedikit demi sedikit. Baja sebesar itu, kalau ikut ambruk berbahaya," kata Septi, warga Jl Danau Aji, Tenggarong.

Pencarian ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari penyelam dari Basarnas serta Polair Polda Kaltim.

Berdasarkan data sementara dari tim Posko SAR, 4 orang meninggal dunia serta 39 orang mengalami luka-luka. Mereka yang mengalami luka-luka, menjalani perawatan di RS AM Parikesit Tenggarong serta RSUD Abdul Wahabs Syachranie.

2 Menteri yakni Menko Kesra Agung Laksono serta Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto telah datang ke lokasi sekitar pukul 02.12 dini hari tadi. Rencananya, pukul 14.00 Wita dijadwalkan giliran Menteri Kesehatan Endang Rahayu Setyaningsih tiba di lokasi kejadian yang sama.

(gun/gun)


Berita Terkait