"Pagi ini pukul 07.00 WITA pencarian kembali dilakukan. Semalam sempat dihentikan karena kurangnya penerangan dan arus sungai yang sangat deras," ujar anggota Tim SAR Juliansyah kepada detikcom, Minggu (27/11/2011).
Untuk melakukan pencarian, sejumlah peralatan sudah dipersiapkan. Lima perahu karet, dua perahu speed boat saat ini sudah berada di Posko Utama tim SAR untuk digunakan dalam pencarian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke pos pelaporan yang didirikan oleh Tim SAR setempat. Dalam peristiwa tragis itu, 4 mobil ikut tenggelam ke dasar sungai dan hingga kini belum ditemukan.
"Kerugian materil 4 unit mobil tenggelam," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) DR Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom.
Tak hanya itu, data sementara yang dikumpulkan BNPB, 6 orang tukang atau petugas tercebur (hilang) sesaat setelah ambruknya jembatan. Sebelum ambruk para petugas tengah memperbaiki jembatan yang melintang di atas Sungai Mahakam tersebut. Selama perbaikan jembatan, lalu lintas di jembatan tersebut tidak ditutup.
Jembatan Kutai Kertanegara membentang antara Tenggarong dan Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur. Jembatan tersebut merupakan salah satu penghubung penting jalur lintas darat Samarinda dengan Balikpapan, Kalimantan Timur.
Jembatan ini dibangun pada tahun 1995 dan selesai pada tahun 2001. Tapi pada Sabtu (26/11) kemarin, pukul 16.20 WITA jembatan ini tiba-tiba ambruk dan hingga kini belum diketahui penyebabnya.
(her/her)










































