Jembatan Kukar Ambruk, Menko Kesra : Korban Tertangani dengan Baik

Jembatan Kukar Ambruk, Menko Kesra : Korban Tertangani dengan Baik

- detikNews
Minggu, 27 Nov 2011 06:28 WIB
Jembatan Kukar Ambruk, Menko Kesra : Korban Tertangani dengan Baik
Tenggarong - Pemerintah memastikan penanganan korban meninggal dunia maupun korban luka pasca insiden ambruknya jembatan Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (26/11) kemarin, tertangani dengan baik. Data sementara, 5 orang meninggal dunia, 39 orang mengalami luka-luka.

"Umumnya seluruh korban tertangani dengan baik, sesuai dengan instruksi Bapak Presiden. Tinggal bagaimana upaya sesegera mungkin, mencari korban yang dilaporkan hilang ini," kata Menko Kesra Agung Laksono, kepada wartawan di Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Jl Wolter Monginsidi, Minggu (27/11/2011).

Agung mengatakan, penanganan korban pasca insiden tersebut melibatkan berbagai instansi seperti Kementerian PU, Polri, Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan. Kedatangan Menteri Kesehatan hari ini, sambung Agung, untuk memastikan seluruh korban mendapat penanganan lebih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tinggal bagaimana melakukan pencarian korban yang hilang ini. Jumlah sementara ada 16 orang hilang," ujar Agung.

Agung juga menambahkan, Presiden SBY telah memerintahkaan agar insiden ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara, segera dilakukan investigasi.

"Kegiatan ekonomi agar tidak terganggu, mobil-mobil dan rangka yang tenggelam di sungai bisa segera dievakuasi supaya roda ekonomi di alur Sungai Mahakam, juga tidak terganggu. Mungkin dipikirkan untuk segera membuat semacam angkutan feri, untuk sementara waktu," sebut Agung.

Meski jembatan tersebut ambruk, Agung menyebutkan jembatan tersebut harus segera di bangun lagi. Mengingat jembatan tersebut memiliki akses yang cukup penting menghubungkan Kota Tenggarong, Tenggarong Seberang dan Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi Kaltim.

"Mengenai sharing (dana) pemerintah pusat dengan pemerintah daerah itu biasa. Yang jelas jembatan ini cukup vital bagi masyarakat," tutup Agung.

(her/her)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini