"Peluang Foke dan Prijanto agak berat, karena perahu mereka tidak jelas, popularitas mereka juga tidak terlalu bagus selama memimpin Jakarta. Hal ini memungkinkan pemilih berpaling ke calon lain," kata Ray saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (26/11/2011).
Mengenai status mereka yang merupakan Gubernur dan Wakil DKI Jakarta aktif, Ray menilai harus ada giliran waktu kampanye agar pemerintahan bisa tetap berjalan. "Saat mereka kampanye, mereka harus cuti, tapi harus gantian." lanjut Ray.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilkada DKI Jakarta rencananya akan dilaksanakan tanggal 11 Juli 2012. Sementara masa jabatan Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta akan habis pada tanggal 7 Oktober 2012.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, mengungkapkan keingiannnya untuk berlaga dalam Pemilu Kada Gubernur DKI Jakarta. Sekarang ini dirinya masih dalam tahap memsosialisasikan rencana untuk menggantikan Fauzi Bowo sembari menunggu pinangan partai politik.
"Untuk bisa maju kan harus pakai 'kendaraan', saya lebih suka partai politik yang tersistem. Tahap pertama adalah kepercayaan parpol kepada seseorang agar dia diajukan. Bagi saya terlalu sombong kalau maju independen," ujar Prijanto kepada wartawan.
(her/her)











































