Jangan Hanya KPK yang Ungkap Korupsi, Polisi & Jaksa Harus Bergerak

Jangan Hanya KPK yang Ungkap Korupsi, Polisi & Jaksa Harus Bergerak

- detikNews
Sabtu, 26 Nov 2011 13:41 WIB
Jangan Hanya KPK yang Ungkap Korupsi, Polisi & Jaksa Harus Bergerak
Jakarta - Korupsi sudah menjadi musuh yang harus dibasmi dari bumi Indonesia. Untuk mengatasinya diperlukan kemauan penegak hukum, termasuk Kepolisian dan Kejaksaan. Kedua lembaga itu harus mau berjibaku memerangi korupsi. Jangan hanya KPK saja.

"Yang bisa diandalkan cuma KPK, dan KPK punya keterbatasan. Tidak semuanya bisa ditangani KPK," kata kata Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo usai diskusi di Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (26/11/2011).

Adnan menilai sebenarnya, persoalan kurang geregetnya kejaksaan dan kepolisian mengungkap kasus korupsi ada di pemerintah. Sebagai lembaga eksekutif, seharusnya bisa mendorong institusi hukum itu untuk memberi bukti ke publik bahwa mereka mampu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi upaya memberdayakan polisi dan jaksa karena ada problem struktural," jelas Adnan.

Selama ini, publik selalu melihat KPK yang terdepan dalam memberantas korupsi. Padahal kewenangan memberantas korupsi juga ada di tangan polisi dan jaksa.

"KPK secara UU adalah lembaga independen, dia menangani kasus korupsi yang melibatkan siapapun. Polisi dan jaksa juga seharusnya bisa seperti KPK," tuturnya.

(van/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini