Nah Loh! Pengunjung Protes Indonesia Book Fair 2011 Diliburkan

Nah Loh! Pengunjung Protes Indonesia Book Fair 2011 Diliburkan

- detikNews
Sabtu, 26 Nov 2011 11:40 WIB
Nah Loh! Pengunjung Protes Indonesia Book Fair 2011 Diliburkan
Jakarta - Aris (45) dan keluarga datang jauh-jauh dari Batang, Pekalongan, untuk menghadiri Indonesia Book Fair 2011. Mereka terpaksa gigit jari pameran itu diliburkan gara-gara Ibas dan Aliya akan menggelar resepsi pernikahan di JCC.

Pengamatan detikcom, Sabtu (26/11/20011), puluhan pengunjung secara bergelombang mulai berdatangan ke acara Indonesia Book Fair 2011, Istora Senayan, Jakarta Pusat, mulai pukul 09.30 WIB.

Wajah mereka terlihat kebingungan karena semua pintu masuk areal Indonesia Book Fair ditutup. Mereka clingak-clinguk melongok ke dalam gedung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panitia hanya memasang jadwal acara Indonesia Book Fair 2011 di depan pintu masuk. Tidak ada pemberitahuan acara ini diliburkan.

Jadwal acara tertulis, Wisata baca dan budaya untuk siswa TK dan SD bersama Forum Taman Bacaan Masyarakat Provinsi DKI Jakarta pada Kamis 24 November 2001. Ada juga acara seminar E-Book dan E-Commerce tantangan dan peluang era kini.

Pada Jumat 25 November 2011, diadakan peresmian Indonesia Book Fair dan penyerahan rekor MURI untuk Read Boy.

Tidak ada jadwal yang ditulis untuk tanggal 26 November. Demikian juga tidak pemberitahuan acara Indonesia Book Fair 2011 diliburkan sementara.

Jadwal acara dilanjutkan pada Minggu 27 November hingga 4 Desember dengan berbagai acara antara lain Try Out SMPTN 2012, launching trailer film Negeri Lima Menara, Indonesia Mathematics Competition Siswa dan Guru SMP.

"Saya kecewa datang jauh-jauh ditutup. Tidak ada pengumuman lagi. Saya pikir ditutupnya sore, bukan pagi. Mana tanggung jawab panitia," protes Aris.

"Saya datang ke sini karena saya di daerah sering mengadakan acara pameran buku. Jadi ingin tahu kalau di tingkat nasional seperti apa. Selain itu, juga ngajak liburan anak-anak," lanjut pria yang berprofesi sebagai PNS ini.

Kekecewaan yang sama juga dirasakan Siska dan teman-temannya.

"Ditutup kok tidak ada pengumuman. Padahal, kita sempatnya hari ini. Oh karena Pak SBY mantu ya," kata Siska,

Bukan hanya pengunjung, penjaga stan buku di Indonesia Book Fair juga tidak tahu acara ini diliburkan.

Maria tergopoh-gopoh bertanya kepada seorang satpam. "Pak kok sepi ya, saya mau buka stan ini. Loh diliburan, kok saya nggak tahu ya," kata Maria.

"Tidak ada pemberitahuan diliburkan sementara, normal-normal saja kemarin. Makanya, saya pikir ini kan tempatnya masih jauh dari JCC tempat Ibas dan Alia nikah. Saya sudah jauh-jauh dari Rawamangun, tahu gitu tidur," kata Maria.

Lantaran sudah terlanjur datang, pengunjung tidak ingin mensia-siakan kesempatan untuk berfoto ria di depan lokasi Indonesia Book Fair. Ada juga yang berkerumun mengobrol dan menumpahkan unek-unek serta melepas lelah sejenak.

Sebelumnya pihak Istana membantah pameran buku di Istora Senayan yang diliburkan sehari lantaran disebabkan adanya resepsi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Siti Rubi Aliya Rajasa. Panitia pameran buku sudah mengetahui akan ada resepsi pernikahan, sehingga mereka menyesuaikan jadwal.

"Kalau sudah ada pembicaraan dengan panitia, bukan penutupan namanya, karena memang sudah dijadwalkan lama dan mereka sudah mengetahui," kata Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha saat dihubungi detikcom, Sabtu pagi.


(aan/ndr)


Berita Terkait