Fit and Proper Test KPK Dinilai Jadi Panggung Baru DPR Buat Eksis

Fit and Proper Test KPK Dinilai Jadi Panggung Baru DPR Buat Eksis

- detikNews
Sabtu, 26 Nov 2011 10:16 WIB
Fit and Proper Test KPK Dinilai Jadi Panggung Baru DPR Buat Eksis
Jakarta - DPR dinilai menjadikan fit and proper test capim KPK menjadi panggung baru untuk unjuk gigi di depan rakyat. Sayangnya DPR jadi lupa fokus dan tujuannya apa.

"Pemilihan KPK itu sebenarnya adalah panggung baru untuk memperlihatkan interest, kesungguhan dan sebagainya. Sehingga korbannya pembahasannya menjadi molor," tutur Direktur LIMA, Ray Rangkuti.

Hal ini disampaikan Ray Rangkuti dalam Polemik Sindo Radio bertajuk "Cari Pimpinan KPK aja Kok Repot" di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (26/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu risikonya anggota DPR justru dimaki-maki dan disalahkan. Itupun tak membuat DPR bergerak cepat.

"Jadi maki-maki itu sudah menjadi kehidupan anggota DPR. Dimaki-maki itu abarat makan bubut bagi anggota DPR," kritiknya.

Ia menilai kelambanan DPR ini akan terus terjadi. "Kalau seharusnya bisa diselesaikan cepat namun ternyata diselesaikan dengan sangat lamban maka dugaan saya fit and proper test KPK itu akan semakin molor," paparnya.

Pandangan senada disampaikan Wakil Koordinator ICW Adnan Topan Husada. Ia menyoroti DPR yang mempermasalahkan form LHK capim KPK padahal seharusnya DPR mempercepat proses dan tidak mengulur waktu.

"Cukup itu yang adimistratif sifatnya. Sehingga tidak perlu memperdebatkan hal semacam ini. Ini akan jadi persoalan yang memakan waktu," kritik Adnan.

Pansel KPK pun sudah menganggap masalah ini selesai. Pansel sudah mengakui kesalahannya.

"Menurut kami ini kekhilafan. Menurut kami website resmi Kementerian Keuangan itu kadaluarsa. Ini masalah kekhilafan. Kalau ini dianggap motif bukan lah, ini bukan penghilangan pasal. Ini kekhilafan. Terserah anggota DPR, tapi tolong perdebatannya di substansi jangan berhenti di masalah form," tandas Adnan.

(van/ndr)


Berita Terkait