Hasyim: Golput Tidak Mendidik
Sabtu, 17 Jul 2004 15:32 WIB
Jakarta - Cawapres Hasyim Muzadi mengritik sikap tidak memilih (golput) yang kemungkinan menggelembung di Pemilu Presiden putaran kedua. Menurutnya, golput tidak ada gunanya dan tidak mendidik.Hal itu disampaikan Hasyim saat ditemui wartawan usai mengikuti pertemuan Komite Nasional Gerakan Politik Kaum Buruh Indonesia (GPBI), di Hotel Kartika Candra, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (17/7/2004). "Saya kira golput tidak berguna dan tidak mendidik karena tidak dihitung. Kalau dihitung mungkin bisa dijadikan alat demokratisasi. Kalau golput tidak dihitung yang dihitung yang dicoblos. Jadi kan mubazir. Mubazir ini artinya tak mendidik," kata Hasyim. Sebelumnya, capres Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mengimbau agar masyarakat tidak memilih golput untuk putaran kedua. Golput banyak disuarakan pendukung capres Amien Rais yang kecewanya jagonya hingga kini di posisi keempat perolehan suara.KoalisiMengenai koalisi, Hasyim mengatakan siap melakukan dengan siapa saja yang bersedia. Hanya ia mensyaratkan koalisi harus memperhatikan keutuhan kabinet. Hingga kini koalisi masih dalam proses awal. Penentu keputusan berada di tangan Mega dan Hasyim sendiri. "Harus ada keutuhan kabinet dalam visi, profesionalisme dan gerakan,sekalipun ia lahir dari berbagai macam golongan atau partai. Itu yang penting. Jangan sampai ada pengaplingan sehingga nanti ada disintegrasi antara satu menteri dengan menteri yang lain," jelas Hasyim. Hasyim keberatan mengumumkan kabinet bayangan. Ia beralasan lebih suka kabinet sungguhan daripada kabinet bayangan. Tentang pertemuan Mega dengan Gus Dur, Ketua Umum PBNU non aktif itu menyatakan masih dalam proses. Ia juga tidak khawatir massa NU akan berpaling. Menurutnyam untuk menarik massa NU cukup dengan berbaik-baik kepada mereka. GPBI dalam acara itu menyatakan dukungan kepada Mega-Hasyim. Mereka meminta Presiden untuk mengangkat harkat, martabat dan kesejahteraan kaum buruh.
(iy/)











































