Sampai kapan siswa akan libur, belum bisa dipastikan. Semua menunggu hingga situasi dan kondisi Batam lebih kondusif.
"Kita tidak diberitahu sampai kapan liburnya. Ya mungkin saya kalau situasi sudah aman, anak-anak bisa sekolah lagi," kata Hotma Hutagalung (42) warga Batam dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (25/11/2011) di Batam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tadi pagi mengantar anak sekolah. Tapi setelah satu jam, saya ditelepon anak saya disuruh jemput ke sekolah. Alasannya mereka terpaksa diliburkan pihak sekolah, karena takut kalau ada demo.
Hal yang sama juga diakui, wali murid, Paber (45) yang anak sekolah di SD Negeri 08 di Lubuk Baja, Batam. Pagi hari Paber juga mengantar anaknya kesekolah yang duduk di kelas V.
"Namun jam 10 tadi, anak saya pulang ke rumah dengan ojek. Katanya pihak sekolah meliburkan. Guru-gurunya takut kalau ada aksi demo lagi. Jadi sekolah anak saya diliburkan, katanya awal pekan depan baru masuk," kata Paber kepada detikcom.
Begitu juga untuk SMA 17 di kawasan Batu Aji Batam. Menurut Roma Br Sitopul (43) kepada detikcom juga mengakui, bahwa anak di sekolah tersebut juga dliburkan.
"Anak saya tadi pagi pergi ke sekolah. Namun sampai di sekolah, mereka disuruh pulang, karena dianggap situasi belum kondusif. Para guru takut kalau aksi demo kian meluas," kata Roma.
(cha/ken)










































