BMKG Waspadai Ancaman Badai Tropis

BMKG Waspadai Ancaman Badai Tropis

- detikNews
Jumat, 25 Nov 2011 18:00 WIB
Jakarta - Berdasar analisa BMKG, terdapat bibit badai di atas perairan selatan Kupang, NTT. Apakah bibit tersebut akan dapat berkembang menjadi badai tropis yang berdampak pada penambahan curah hujan seperti penyebab banjir di Thailand dan beberapa negara ASEAN lainnya, justru baru bisa diketahui tiga hari ke depan.

"Ada bibit-bibit tekanan rendah yang bisa tumbuh menjadi badai tropis. Kita lihat tiga hari ke depan apakah mereka akan mati atau terus hidup. Bila mereka hidup, maka kita akan ketambahan curah hujan," ujar Kepala BMKG, Sri Woro, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (25/11/2011).

Menurutnya, faktor penentu hidup tidaknya bibit-bibit badai tersebut adalah pasokan uap air dari perairan Pasifik, Hindia dan Indonesia. Secara umum, penambahan yang terjadi sampai April 2012 diperkirakan dalam batas-batas yang wajar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun bila ternyata dalam hari-hari ke depan terjadi penambahan uap air, maka bibit tersebut akan menguap dan menjadi badai tropis. Sri Woro menyatakan daerah yang patut diwaspadai adalah perairan di selatan Jawa dan NTT.

"Ini sudah bisa dilihat dari tingginya ombak," sambungnya.

(lh/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads