Marzuki: Anggota DPR Pembolos Harus Diumumkan

Marzuki: Anggota DPR Pembolos Harus Diumumkan

- detikNews
Jumat, 25 Nov 2011 17:21 WIB
Jakarta - DPR akan merealisasikan sistem absen pemindai sidik jari (finger print) seharga Rp 4 miliar. Badan Kehormatan DPR diminta mengumumkan anggota DPR pembolos secara berkala.

"Saya yakin sistem absen yang baru akan mampu mendorong kedisiplinan anggota," tutur Ketua DPR Marzuki Alie.

Hal ini disampaikan Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Marzuki alat mahal tersebut harus benar-benar diaplikasikan. Karena mudah melacak anggota DPR pembolos, BK DPR tak ada alasan lagi untuk menutupi identitas anggota DPR tukang bolos.

"Itu peralatan yang akan memaksa anggota untuk hadir, karena hasilnya akan diumumkan, BK juga harus menindaklanjuti,"tuturnya.

Setjen DPR RI memulai proses pengadaan finger print DPR. Keputusan membeli peralatan finger print DPR memang disetujui rapat pimpinan DPR beberapa waktu lalu. Tujuannya untuk mengawasi absensi anggota DPR.

Namun anggaran tersebut menurut Ketua DPR Marzuki Alie terlalu besar. Seharusnya anggarannya tak sebesar itu.

"Menurut saya itu seharusnya tak lebih dari Rp 200 juta. Akhirnya saya punya kenalan, dan minta untuk datang ke Sekjen DPR supaya jangan sempat terbeli terlalu mahal. Masa Rp 4 miliar lebih, kan gila," keluh Marzuki, sebelumnya.

(nal/nal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads