SBY: Mantapkan Koalisi Saat Ini Belum Tepat
Sabtu, 17 Jul 2004 14:07 WIB
Jakarta - Jika Mega sibuk gandeng sana gandeng sini, SBY lebih kalem. Capres Partai Demokrat (PD) ini lebih percaya pada coblosan rakyat pada 20 September nanti ketimbang koalisi di tingkat elit.Demikian disampaikan SBY menjawab pertanyaan wartawan mengapa dia tenang-tenang saja, tidak sibuk cari dukungan kekuatan politik lain."Komunikasi politik tetap berlangsung. Kan bukan saya saja, ada teman-teman yang lain. Pendek kata, kita harus menyamakan persepsi bagaimana 5 tahun ke depan," papar SBY saat jeda nonton film Spiderman 2 bersama 130-an anak jalanan di Bioskop Kartika Chandra 21/Planet Hollywood, Jl.Gatot Subroto, Jaksel, Sabtu (17/7/2004)."Saya lebih menghormati proses pemilihan langsung. Saya khawatir kalau kita larut dalam komunikasi politik nanti rakyat berpikir lain," sambung mantan menko polkam ini."Kita dengar dulu 20 September (coblosan putaran II) apa kata mereka. Ada 2 kandidat nanti, insya Allah saya dengan Ibu Mega. Kita dengar dulu rakyat memilih yang mana. Dan di situ sebenarnya yang dinamakan kebersamaan dengan komponen politik," jelasnya.SBY mengaku baru akan menggalang koalisi jika ternyata berhasil merebut kursi presiden. "Komunikasi politik dengan parpol juga dibangun baik dalam pemerintahan dan parlemen nanti. Saya berpikir begitu. Tapi saya percaya akhirnya akan terjadi kebersamaan politik. Memantapkan koalisi pada saat ini saya rasa belum tepat," tegasnya.
(nrl/)











































