Hal tersebut disampaikan 20 organisasi buruh se-Jabodetabek di kantor Kontras, Jl Borobudur 14, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2011).
“Kami akan mengerahkan massa 28 November nanti di Jakarta. Aksi ini serentak dengan di daerah-daerah yang terinspirasi perjuangan buruh di Batam dan Freeport. Kami mendukung perjuangan upah layak untuk kesejahteraan buruh,“ kata salah satu ketua serikat buruh, Sultoni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para buruh, tuntutan pekerja untuk memperbaiki upah dianggap wajar. Hanya saja, informasi ke masyarakat menjadi simpang siur dan selalu menempatkan buruh sebagai kambing hitam.
“Tuntutan upah layak tidak seberapa dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh pengusaha. Tuntutan kami sudah sesuai dengan kebutuhan real buruh,“ tukas para buruh.
Catatan para organisasi buruh, mereka masih menolak ketetapan upah murah di berbagai daerah seperti Cimahi sebesar Rp 1.209.000, Jakarta (Rp 1.529.150), Bekasi (Rp 1.491.866), Semarang (Rp 961.323), dan Bandung (Rp 1.271.625).
(Ari/nwk)










































