"Tidak benar ada pengusaha asing sampai keluar Batam. Sampai saat ini kita belum menerima laporan adanya pengusaha asing yang keluar dari Batam," kata Kabag Humas Pemkot Batam, Salim saat dihubungi detikcom, Jumat (25/11/2011).
Menurutnya, kendati ada kerusuhan di Batam, hal itu tidak mempengaruhi para pengusaha. Para pengusaha asing sampai saat ini tidak ada yang meninggalkan Batam walau ada kerusuhan.
"Walau ada kerusuhan, bukan berarti para investor asing lantas keluar dari Batam. Tidak sampai begitulah, semuanya masih kondusif kok," kata Salim.
Sementara itu, sudah ada 27 buruh diperiksa di Mapolresta Batam. Dua buruh sudah ditetapkan sebagai tersangka, karena dianggap sebagai provokator.
"Setelah diintrograsi, kami tetapkan tersangka sebanyak 2 orang," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (25/11/2011).
Tersangka yang pertama buruh berinisial A (32). Polisi menilai A sebagai provokator dan penggerak massa saat demo di depan kantor Walikota Batam. Tersangka kedua buruh berinisial AM (21). Dia diduga melakukan pelemparan terhadap kantor walikota.
(cha/fay)











































