"Logistik lebih menentukan hasil di pemilu 2014. Karena capres di 2014 rata-rata air, siapa yang punya bensin lebih banyak lebih cepat sampai finis," tutur Qodari.
Hal ini disampaikan Qodari dalam talk show DPD RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal logistik hati-hati jangan cepat menyimpulkan. Ada calon yang kuat iklan namun saat-saat terakhir lemas. Ada yang kelihatan diluar hebat di dalam kantong kering," ujarnya.
Namun menurutnya yang paling penting adalah modal sosial. Mencoba meraih simpati rakyat, mencari sela-sela ditengah kuat-kuatan logistik.
"Sebenarnya yang terpenting itu adalah modal sosial. Kalau figur itu punya sosialisasi yang bagus peluang dia untuk menang itu lebih besar. Orang logistik lemah namun modal sosial rendah juga tumbang. Dan ini menjadi harapan bagi masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang sesuai harapan," tuturnya.
Mengenai capresnya, menurut Qodari, pemilu 2014 akan didominasi capres senior. Sementara cawapres akan diisi tokoh muda.
"Publik harus bersikap realistis karena Pemilu 2014 masih akan didominasi tokoh-tokoh senior. Namun wapres akan didominasi kalangan muda. Nah mudah-mudahan wapres 2014 akan menjadi calon pemimpin di pemilu berikutnya," tegasnya.
(van/vit)











































