"Perampokan itu terjadi dengan cara merampas motor dijalanan dari tangan pemiliknya," ujar Kasat Reskrim Polres Depok AKP Febriansyah di kantornya, Jl Margonda Raya Kamis (24/11/2011).
Menurut Febri, baru-baru ini terjadi perampokan atas 4 pemotor. Semuanya terjadi dini hari dan ada dari korban yang diancam akan ditembak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya para pelaku beraksi sekitar pukul 02.00 WIB-04.00 WIB. Seperti yang dialami Yopi Renato Manalu (27) dan Hermansyah (37). Keduanya melaporkan kisah tragis yang mereka alami ke Mapolresta Depok.
Yopi bercerita, Scopy putihnya B 6615 ESL dirampas saat melintas di Jl Juanda, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu dua pengendara motor memepetnya. Yopi tak kuasa melawan para pelaku yang total berjumlah 6 orang mengancam.
"Terpaksa saya menyerahkan motor saya. Setelah mereka pergi, saya minta tolong, dan ada seorang anggota TNI AD yang datang menolong mengejar. Tapi jejak pelaku tidak ditemukan," jelas Yopi yang juga wartawan Info Gading di Mapolresta Depok siang tadi.
Sedang Hermansyah, mengaku motornya dirampas di kawasan Jl Tole Iskandar, masih di Depok. Kejadiannya juga dini hari, pelaku juga berjumlah 6 orang. Hermansyah tidak bisa melakukan perlawanan, terpaksa motor Supra X miliknya bernopol F 5856 ZXC dia serahkan.
(ndr/ndr)










































