Komisi IX Kutuk Penembakan Buruh di Batam

Komisi IX Kutuk Penembakan Buruh di Batam

- detikNews
Kamis, 24 Nov 2011 17:40 WIB
Jakarta - Komisi IX juga setuju dengan tuntutan para buruh yang ingin menaikkan UMK tahun 2012 sebesar Rp 1.760.000. Komisi IX mengutuk aksi penembakan dan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terhadap buruh yang melakukan aksi demo, Rabu (23/11).

"Kami menuntut pertanggungjawaban dari Kapolri atas peristiwa tersebut," kata Wakil Ketua Komisi IX dari F-PDIP Ribka Tjiptaning setelah menerima Komite Aksi Upah Layak (Kaul) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11).

Komisi IX juga setuju dengan tuntutan para buruh yang ingin menaikkan UMK tahun 2012 sebesar Rp 1.760.000 dan upah sektoral tahun 2012 sebesar Rp 1.848.000. "Komisi IX mendukung sepenuhnya tuntutan dari para pekerja, serta akan meminta penjelasan dari Dirjen PHI dan Jamsos Kemenakertrans RI serta pihak terkait lainnya, sehingga dapat dipenuhi oleh Pemerintah Kota Batam," lanjut Ribka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, para buruh Batam yang mengadukan nasibnya ke DPR, menjelaskan bahwa adanya aksi kekerasan oleh aparat keamanan dengan cara menembak buruh. Tercatat empat orang terluka, tiga orang dari korban tersebut sedang berada di mobil komando massa aksi. Koordinator aksi Yoni Mulyo Widodo mendesak Menteri Hukum dan HAM untuk melakukan investigasi dan mengadili pelaku penembakan serta pihak yang memberikan instruksi ; penembakan tersebut.

"Kami juga menuntut agara Kapolri mencopot Kapolres dan Wakapolres Barelang, akibat tindakan represif polisi yang mengakibatkan ; tertembaknya empat orang buruh yang menuntut upah layak di Kota Batam."
(nwk/nwk)


Berita Terkait