Bentrok itu pecah pada Kamis (24/11/2011) pukul 14.10 WIB. Massa yang masih bertahan di depan kantor walikota emosi saat melihat dua teman mereka ditangkap oleh aparat.
Tak cuma itu, demonstran melihat dua temannya itu sempat dipukuli sebelum diamankan ke dalam salah satu ruangan di kantor Walikota. Pendemo yang emosi merangsek masuk dan terjadilah bentrok fisik.
Berungtung, bentrok bisa dilerai. Para pendemo kembali ke luar halaman. Namun tak cukup sampai di situ, para pendemo kemudian mengambil batu dan melemparkannya ke arah aparat.
Ricuh kembali pecah. Hingga pukul 14.45 WIB, aksi saling lempar batu masih terjadi. Kedua kubu terlihat sama-sama emosi.
(ken/fay)











































