“Dalam waktu dekat kami akan menggalang solidaritas buruh koin Rp 1.000 untuk buruh Freeport. Besok Jumat (25/11) di kantor KontraS,” ujar Pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPSI Freeport, Tri Puspita.
Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, tuntutan karyawan Freeport masih sama yaitu kenaikan upah USD 7,5 per jam. Angka itu naik dari upah yang mereka terima selama ini USD 2,1 per jam.
“Perjuangan USD 7,5 per jam sudah layak dan adil mengingat kontribusi karyawan sangat besar bagi perusahaan dan kondisi lapangan pekerjaan yang sulit,” terangnya.
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka menjanjikan akan terus menekan pemerintah agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan. Rencananya akan ada tim lintas Komisi di DPR untuk mengawal para karyawan Freeport hingga permasalahan tuntas.
“Akan ada tim lintas komisi yang concern terhadap masalah ini. Tentunya akan melibatkan Komisi saya sendiri, Komisi IX, Komisi I, Komisi III dan Komisi VII. Kita terus melakukan upaya bersikukuh masalah tenaga kerja bisa tuntas,” jelas politisi PDIP ini dalam jumpa pers tersebut.
(feb/gun)











































