Suara letusan tembakan gas air mata menggema di Kantor Walikota Batam, di kawasan Batam Center, Kamis (24/11/2011). Personel Brimob Polda Kepri yang diperbantukan, melakukan tindakan ini guna membubarkan aksi buruh di Batam, tepatnya di luar pagar kawat duri yang membentengi kantor walikota.
Tembakan gas air mata ini, membuat buruh mundur dan menjauh. Satu mobil water cannon tidak sempat digunakan karena kaca depannya terlanjur pecah dilempari batu. Massa buruh masih belum bubar, melainkan berhimpun di tempat yang lebih aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi demo buruh ini menuntut kenaikan gaji dari Rp 1,3 juta per bulan menjadi Rp 1,7 juta untuk tahun 2012 mendatang. Sayangnya aspirasi buruh sejak kemarin tidak mendapat tanggapan dari Pemkot Batam.
(cha/fay)











































