Puteh: Proyek Genset Karena Desakan Masyarakat

Puteh: Proyek Genset Karena Desakan Masyarakat

- detikNews
Jumat, 16 Jul 2004 22:50 WIB
Jakarta - Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Abdullah Puteh mengaku dirinya sebenarnya tak menyetujui proyek pemberdayaan listrik berupa pembelian genset. Namun, hal itu dilakukan atas desakan masyarakat dan DPRD terkait parahnya kondisi listrik di wilayahnya.Demikian disampaikan oleh Abdullah Puteh kepada wartawan usai diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor KPK, Jl. Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (16/7/2004) malam.Hal itu diungkapkan Puteh menanggapi KPK yang melakukan supervisi atas kasus pengadaan genset dalam proyek pemberdayaan listrik di NAD. Pasalnya, ada dugaan pelanggaran dalam penggunaan dana cadangan pendidikan nasional.Menurut Puteh, sebenarnya Aceh kekurangan daya listrik. Bahkan, di wilayah tertentu Aceh listrik bisa hanya hidup sehari namun padam tiga hari. Akibatnya, masyarakat dan rumah Sakit mengalami dampaknya, apalagi mengingat situasi keamanan di sana pada malam hari.Akibat kondisi tersebut, jelas Puteh, sejumlah kalangan masyarakat berunjuk rasa menuntut agar Pemprov NAD segera memperbaiki infrastruktur kelistrikan. Salah satunya lewat pengadaan genset. "Saya sebenarnya bersikukuh untuk tidak melakukannya, karena tidak punya dana. Tapi kemudian saya di PTUN-kan masyarakat," katanya.Walau kasus itu dimenangkannya, sebab hal itu menjadi tanggungjawab PLN, namun atas desakan Sidang Paripurna DPRD NAD yang meminta Gubernur NAD melakukan proyek tersebut, akhirnya pengadaan genset itu dikabulkan. (ani/)


Berita Terkait