66 Ribu Warga Yogya Golput

66 Ribu Warga Yogya Golput

- detikNews
Jumat, 16 Jul 2004 22:27 WIB
Yogyakarta - Berdasarkan data yang masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta, diperkirakan sekitar 66 ribu pemilih dari 317.106 pemilih terdaftar di Yogyakarta memilih golput atau tidak menggunakan haki pilihnya dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 5 Juli lalu. Dari 66 ribu warga yang tidak menggunakan hak pilihnya itu didominasi oleh mahasiswa.Beberapa kecamatan di Kota Yogyakarta yang menjadi daerah kantong kos-kosan mahasiswa seperti Kecamatan Gondokusuman, Wirobrajan dan Umbulharjo angka golputnya cukup tinggi, melebihi angka golput rata-rata dibandingkan kecamatan lain. Secara keseluruhan, jumlah warga Kota Yogyakarta yang golput mencapai 20,91 persen dari seluruh jumlah pemilih sebanyak 317.106 berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan KPU."Angka golput di Kota Yogya yang tinggi berasal dari kalangan mahasiswa. Hal itu terlihat di Kecamatan Gondokusuman yang mencapai angka tertinggi sebesar 25,66 persen. Di kecamatan tersebut dikenal sebagai daerah yang paling banyak dihuni mahasiswa," kata Kepala Divisi Hukum dan Hubungan Antar Lembaga KPU Kota Yogyakarta, Nasrullah, Jumat (16/7/2004).Meski belum ada data resmi yang menyatakan itu, namun diyakini Nasrullah jumlah pemilih yang golput itu sebagian besar adalah kalangan mahasiswa. Ia menerka penyebab mahasiswa tidak menggunakan hak pilihnya karena tidak ada capres yang cocok dengan pilihannya. Namun ada pula sebagian mahasiswa yang pulang kampung karena saat berlangsung pilpres bertepatan dengan liburan akhir semester.Selain Gondokusuman, Kecamatan Wirobrajan dan Umbulharjo yang juga merupakan kantong mahasiswa angka golput juga melebihi jumlah rata-rata di Kota Yogyakarta. Di Wirobrajan, angka golput mencapai 21,66 persen atau mencapai 4.481 orang. Sedangkan di Umbulharjo, jumlahnya mencapai 23,01 persen. Dari jumlah pemilih sesuai DPT sebanyak 54.822 orang, ternyata yang menggunakan hak pilihnya 42.209 orang, sehingga golput sebanyak 12.613 orang.Hal itu berbeda dengan Kecamatan Gondokusuman yang tidak banyak dihuni mahasiswa. Jumlah golput di sana relatif kecil hanya sekitar 14 persen. Di daerah tersebut, tercatat ada 11.451 pemilih dan angka partisipasi mencapai 9.831 orang. Dengan demikian, yang tidak menggunakan suaranya hanya 1.620 orang.Menurut Nasrullah, di Kecamatan Gondokusuman, jumlah DPT sebanyak 39.981 orang. Namun yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 29.363 orang. Berarti yang tidak datang ke TPS sama sekali jumlahnya mencapai 10.260 orang.Sementara itu, secara keseluruhan di Kota Yogya jumlah golput rata-rata mencapai 20,91 persen. Angka itu didapat dari DPT Kota yang mencapai 317.106 dan yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 250.793 orang. "Jadi yang tidak datang ke TPS sama sekali sebanyak 66.313 orang alias golput," katanya. (ani/)


Berita Terkait