Marak Pelecehan Seksual, TransJ Diminta Tambah Armada

Marak Pelecehan Seksual, TransJ Diminta Tambah Armada

- detikNews
Kamis, 24 Nov 2011 05:00 WIB
Marak Pelecehan Seksual, TransJ Diminta Tambah Armada
Jakarta - Belakangan ini pelecehan seksual di bus Trans Jakarta (TransJ) kian marak. Pihak Trans Jakarta diminta mengambil tindakan konkret, menambah armada bus untuk menghindari kepadatan penumpang di bus.

"Masih adakah transportasi umum yang aman bagi perempuan? Di dalam kereta api perempuan dilecehkan, di dalam angkot perempuan diperkosa, di bus Trans Jakarta perempuan juga dilecehkan! Lagi, dan lagi. Kapankah peristiwa pelecehan seksual akan berakhir?" ujar Direktur Bidang Divisi Advokasi Lembaga Bantuan Hukum Keadilan, Halimah Humayrah Tuanaya, kepada detikcom, Kamis (24/11/2011).

Lembaga Bantuan Hukum Keadilan (LBH Keadilan) menyampaikan keprihatinanya atas peristiwa tersebut. LBH Keadilan berpandangan tubuh perempuan merupakan otonomi pribadinya, tidak boleh diganggu siapapun baik di ranah publik maupun privat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"LBH Keadilan berpandangan, meningkatnya volume peristiwa pelecehan justru diiringi dengan penurunan kualitas pelayanan. Saat ini jumlah penumpang bus Trans Jakarta setiap busnya tidak dibatasi sehingga bus menjadi tempat yang nyaman bagi pelaku dalam melakukan pelecehan seksual,"tuturnya.

Bedasarkan data yang dihimpun LBH Keadilan, pada tahun 2010 setidaknya telah terjadi 4 peristiwa pelecehan seksual di bus Trans Jakarta. Pada tahun 2011 juga terjadi empat kali pelecehan seksual di bus Trans Jakarta.

"Kejadian terakhir, Rabu (23/11/2011) kemarin, IF kembali menjadi korban pelecehan seksual oleh AA yang terjadi di bus Trans Jakarta,"beber Halimah.

"LBH Keadilan meminta agar pengelola Bus Trans Jakarta segera mencari solusi tepat dengan memperbanyak armadanya sehingga tidak terjadi penumpukan penumpukan di dalam bus,"pintanya.

(van/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads