Menpora dan Ketua Koni Kunjungi Keluarga Aprilianto

Menpora dan Ketua Koni Kunjungi Keluarga Aprilianto

- detikNews
Rabu, 23 Nov 2011 18:20 WIB
Tangerang - Menpora Andi Malarangeng dan Ketua Koni Rita Subowo, mengunjungi rumah duka Aprilianto Eko Wicaksono (13). Apri adalah salah satu dari dua orang supproter kesebelasan Garuda Muda yang meninggal dunia akibat berdesak-desakan menyaksikan laga Indonesia vs Malaysia di di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Di dalam kunjungan singkat itu, Ketua Koni menyerahkan sumbangan uang duka yang dibungkus dalam amplop putih kepada wakil keluarga. "Tidak perlu tahu nilainya. Kami harap sumbangan ini bisa mengurangi kesedihan pihak keluarga," ucap Rita, Rabu (23/11/2011).

Sementara itu, Menpora Andi Malarangeng, berjanji akan mengevaluasi secara menyeluruh kegiatan berbagai pertandingan. Terutama sepakbola yang menyedot perhatian tinggi dari masyarakat sehingga tragedi pada Senin lalu itu tidak terulang.

"Kami akan benahi semuanya. Bukan sekadar memperluas stadion, tapi bagaimana manajemen penonton itu harus baik," ujar Mallarangeng.

Menurut Andi, pihaknya tengah memikirkan bagaimana nanti setiap tiket pertandingan sepakbola tertera juga nomor kursi. "Saya ingin nantinya nonton sepakbola senyaman nonton film di bioskop. Ada tiket, ada nomor kursi," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Jafar Hafsah, mengatakan sudah saatnya kapasitas stadion GBK ditambah, mengingat jumlah penonton sepakbola yang semakin bertambah.

"Rasanya kapasitas stadion yang sekarang sudah tidak memadai. Volumenya harus ditambah," ucapnya, seusai mengunjungi orang tua Aprilianto, Suprapti (32), di J. Danau Batur V RT 01 RW 07, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang.

Namun Jafar tidak bisa mengungkapkan berapa besar tambahan stadion GBK itu. "Saya tidak kompeten untuk mengestimasi, namun patut dipertimbangkan untuk diperluas lagi," ucapnya.

Sementara itu, Rabu pagi, jasad Aprilianto telah dimakamkan oleh di TPU Carang Kulang Curug, Kabupaten Tangerang,sekitar pukul 09.00 WIB. Apri dimakamkan berdekatan dengan almarhum ayahnya Siriwindo, yang meninggal tiga tahun lalu.

Apri merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan almarhum Siriwindo dan Suprapti (32). Korban masih tercatat sebagai siswa kelas 2 SMPN 1 Kelapa Dua.

"Almarhum memang ingin sekali nonton final di Stadion GBK, setelah diperbolehkan oleh ibunya, lalu pergi dengan bawa uang Rp 86.000 untuk beli tiket," ucapnya.

(lh/lh)


Berita Terkait