"Kami menduga adanya stuntman atau pemeran pengganti yang di mana orang-orang ini disuruh mengaku sebagai pembunuh Raafi untuk menutupi pelaku yang sebenarnya," kata Ketua Tim Advokasi Brawijaya VI atau SMA Pangudi Luhur, Mahendradatta, di kantornya, Jl RS Fatmawati Raya No 22 F-G, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2011).
Mahendradatta mengatakan, adanya stuntman itu cukup beralasan. Shy Rooftop, tempat Raafi ditusuk pisau hingga tewas, merupakan klub elit di kawasan Kemang, Jaksel. Tidak sembarangan orang bisa masuk ke klub tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, aparat Polres Jaksel telah menangkap 3 tersangka pengeroyok Raafi. Mereka berisinial M, F, dan H.Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing di kawasan Jakarta pada Selasa (22/11), dini hari, kemarin.
Mereka dipersangkakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Kini polisi fokus melakukan pengejaran terhadap tersangka yang menusuk Raafi.
(irw/ndr)











































