Memalukan! Hakim Minta Penari Telanjang & Jaksa Kena Suap

Memalukan! Hakim Minta Penari Telanjang & Jaksa Kena Suap

- detikNews
Rabu, 23 Nov 2011 15:29 WIB
Memalukan! Hakim Minta Penari Telanjang & Jaksa Kena Suap
Jakarta - Ini tragedi bagi dunia hukum di Indonesia. Citra seorang hakim yang arif dan jaksa yang berintegritas diciderai dua kisah memalukan. Seorang hakim di Yogyakarta meminta penari telanjang kepada pengacara dan seorang jaksa di Cibinong tertangkap tangan menerima suap dari terdakwa.

Kasus yang menimpa penegak hukum itu pun mendapat sorotan mantan Ketum PP Muhammadiyah Syafii Maarif. Dia menilai seharusnya institusi penegak hukum melakukan instrospeksi, mencari cara agar aparat mereka bisa menjadi figur panutan.

"Itu sangat memalukan dan berlawanan dengan semangat pemberantasan korupsi," kata mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif saat berbincang dengan detikcom, Rabu (23/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, pemerintah selaku eksekutif pun tidak bisa diam saja. Bersama dengan penegak hukum, pemerintah harus bisa melakukan perbaikan menyeluruh.

"Solusinya bisa melalui pendidikan bagi penegak hukum. Ke depan moral harus diutamakan," jelasnya.

Bukan perkara mudah untuk melakukan perbaikan. Harus ada niatan kuat dan upaya sungguh-sungguh dari penegak hukum untuk memerangi oknum-oknum nakal itu.

"Semua harus dilakukan dengan bekerja keras," tuturnya.

Diketahui, Majelis Kehormatan Hakim (MKH) telah memecat hakim Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta Dwi Djanuanto (56). Djanu terbukti meminta penari telanjang kepada salah seorang pengacara.

Sedang terkait jaksa, KPK menangkap tangan Jaksa Sistoyo yang bertugas di Kejari Cibinong. Sang jaksa diduga menerima suap dari terdakwa hingga mencapai Rp 2,5 miliar. Sistoyo sudah menjadi tersangka dan menjalani penahanan.

(ndr/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads