Benny: Apa Salah Saya Menemukan Kecerobohan Pansel?

Benny: Apa Salah Saya Menemukan Kecerobohan Pansel?

- detikNews
Rabu, 23 Nov 2011 13:00 WIB
Benny: Apa Salah Saya Menemukan Kecerobohan Pansel?
Jakarta - Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman, merasa aneh terhadap tudingan yang menyebutnya berniat menghambat proses uji kepatutan dan kepantasan calon pimpinan KPK gara-gara menemukan keganjilan dalam berkas laporan harta kekayaan beberapa kandidat. Tindakannya adalah bagian dari ketelitian dan kecermatan dalam tahap seleksi.

"Apa saya salah kalau menemukan kecerobohan Pansel? Saya yang menemukan kecerobahan Pansel, bukannya dipuji. Mengapa Pansel yang melakukan kecerobohan kok dipuja-puja?" ujar Benny kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2011).

Menurut Benny, saat memeriksa berkas Capim KPK atas nama Abraham Samad ia menemukan keganjilan dalam berkas laporan harta kekayaan yang masih mengatasnamakan pimpinan periode pertama. Temuan itu ternyata juga ditemukan dalam berkas beberapa orang kandidat lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu kecerobohoan itu fatal. Pansel tidak bisa menyalahkan staf administrasi, harusnya Pansel periksa itu formulir," jelasnya.

Adanya kesalahan dalam formulir surat kuasa laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) membuktikan Pansel tidak sungguh menyeleksi Capim KPK. Bila sungguh-sungguh Pansel seharusnya tahu ada kesalahan tersebut.

Pasca penemuan kesalahan berkas, tahap uji kepatutan dan kepantasan capim KPK ditunda oleh Komisi III DPR. Prosesnya dilanjutkan setelah ada klarifikasi dari Pansel KPK dan Menkumham selaku Ketua Pansel KPK.

(her/lh)


Berita Terkait