Direktur Eksekutif Lingkar Madanai untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, mengatakan justru karena pernyataannya itulah SBY wajib menjelaskan sumber dana pernikahan anaknya.
"Kalau tak pakai uang negara, dari manakah? Yang utama mereka menjelaskan terlebih dahulu besaran dananya. Benarkah mencapai puluhan miliar atau tidak," ujar Ray kepada detikcom, Rabu (23/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi memang penuh pertanyaan dari mana dana prosesi pernikahan ini, jika benar sampai mencapai puluhan miliar," kata Ray.
Ray mengatakan, penjelasan dari SBY bukan hanya penting karena banyak spekulasi yang bermunculan tentang jumlah biaya dihabiskan. "Tetapi juga untuk taat asas transparansi. Setidaknya pihak presiden memastikan bahwa dana yang dipakai tidak ada sepersen pun dipakai dari kas negara. Dan tentunya sembari menjelaskan sumber dana yang didapatkan," ujarnya.
Jika benar pernikahan menghabiskan puluhan miliar, kata Ray, hal itu juga bertolak belakang dengan pola hidup sederhana yang senantiasa diucapkan SBY.
Sebelumnya, Mensesneg Sudi Silalahi enggan menyebutkan besarnya biaya pernikahan Ibas-Aliya. Menurutnya, karena ini dari dana pribadi, tidak sepatutnya jumlah biaya pernikahan disebutkan.
(lrn/mei)










































