Irak Minta Negara Muslim Bantu Atasi Serangan Gerilya

Irak Minta Negara Muslim Bantu Atasi Serangan Gerilya

- detikNews
Jumat, 16 Jul 2004 14:29 WIB
Jakarta - Pemerintah interim Irak meminta bantuan negara-negara Muslim dalam menghadapi aksi kekerasan yang terus terjadi di negeri itu. Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri (PM) Iyad Allawi.Dalam wawancara dengan Associated Press Television News di Baghdad, Allawi menuturkan bahwa dirinya mengharapkan "tetangga-tetangga dan saudara-saudara kami dalam dunia Islam untuk mendekatkan hubungan guna memerangi terorisme".Terhadap permintaan Irak, satu negara Muslim telah menegaskan penolakannya mengirimkan pasukan ke Irak. Negara tersebut adalah Malaysia. PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi mengatakan bahwa negaranya kemungkinan hanya akan mengirimkan tim medis.Namun pengerahannya tidak akan dilakukan sampai "situasi menjadi sedikit lebih stabil," ujarnya seperti dilansir AP, Jumat (16/7/2004). Meski begitu, dituturkan Abdullah, dirinya akan mendesak negara-negara Muslim lainnya untuk mengerahkan pasukan ke Irak.Meski serangan gerilya terus meningkat di Irak belakangan ini, kebanyakan negara masih teguh pada sikap awalnya. Italia, misalnya, yang menempatkan 3 ribu pasukan di Irak, menyatakan belum ada rencana untuk menarik mundur pasukan.Begitu pula dengan Polandia yang mengerahkan 2.500 prajurit, Romania dengan 730 polisi militer dan infantri, Denmark dengan 500 pasukan, Hungaria dengan 300 personel, ataupun Republik Czech dan Slovakia yang masing-masing dengan 100 prajurit. (ita/)


Berita Terkait