'Orang Utan' dan 'Anoman' Serbu Kedubes Malaysia

'Orang Utan' dan 'Anoman' Serbu Kedubes Malaysia

- detikNews
Selasa, 22 Nov 2011 11:43 WIB
Orang Utan dan Anoman Serbu Kedubes Malaysia
Jakarta - Kedubes Malaysia di Jakarta diserbu ksatria kera dunia pewayangan dan orang utan. Mereka memprotes kasus pembunuhan orang utan yang penuh motif politik demi tujuan ekonomi.

Pantauan detikcom di Kedubes Malaysia Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (22/11/2011), demo berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. Hanya 12 orang yang menggelar aksi tersebut.

8 Dari 12 orang mengenakan kaos berkerah dengan warna oranye beruliskan 'Center of Orang Utan Protection' di dada sebelah kiri. 4 Orang yang terdiri dari 1 perempuan dan 3 pria berdiri di depan pintu Kedubes membawa poster bertuliskan 'Malaysia Kills Orang Utan'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu ada 3 orang mengenakan kostum wayang Anoman, Suwido dan Joyo Anggodo. Mereka adalah para ksatria kera di dunia pewayangan. Sedangkan 1 orang lainnya mengenakan kostum orang utan. Mereka melakukan teaterikal, di mana orang utan mati sementara 3 ksatria kera berjalan mengelilinginya.

"Kejahatan dan kekejaman Metro Kajang Holding (MKH) Berhad telah menghancurkan reputasi Indonesia. Hancurnya hutan dan musnahnya satwa liar di Indonesia tidak memberikan kerugian apapun kepada Malaysia. Sebaliknya, malah memberikan keuntungan pada Malaysia," tutur Juru Kampanye Daniek Hendarto di lokasi.

Dia menambahkan, dunia akan mengenal industri kelapa sawit Indonesia brutal, sehingga pada akhirnya dihindari konsumen. "Mereka akan membeli sawit Malaysia," lanjut Daniek.

"Cukup adalah cukup. Saatnya MKH Berhad dan perusahaan-perusahana Malaysia hengkang dari Indonesia. Sudah cukup mereka membuat masalah bagi Indonesia," imbuhnya lantang.

Sekitar 16 petugas dari Polsek Setiabudi mengamankan aksi tersebut. 6 Mobil polisi bersiaga di lokasi. Lalu lintas dari arah Mampang menuju Menteng agak tersendat di jalur lambat. Sebab beberapa pengendara melambatkan kendaraannya guna melihat aksi tersebut.


(vit/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads