"Saya tidak takut dan gentar dengan upaya ini. Saya hadapi upaya ini bersama seluruh pejuang antikorupsi dan potensi yang ada," ujar Yunus dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Senin (21/11/2011).
Yunus menilai upaya Gayus dalam melaporkan dirinya ke Mabes Polri adalah upaya untuk menjegal dirinya untuk maju menjadi calon pimpinan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya mengenai apakah benar data kepemilikan SPBU milik Gayus, Yunus tidak menjawab dengan tegas.
"Kita hadapi bersama saja," kilahnya.
Sebelumnya, usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Senin (21/11/2011), Gayus merasa difitnah terkait pernyataan Yunus Husein yang menyebut dirinya memiliki usaha SPBU. Atas tuduhan tersebut Gayus akan melaporkan Yunus Husein ke Mabes Polri.
Dalam acara Obrolan Langsat bertajuk Mafia Hukum yang digelar di Jl Langsat 1/16 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/1), Yunus Husein yang juga anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum mengatakan Gayus memiliki jenis usaha lain yakni Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Gayus punya beberapa pekerjaan, salah satunya pengusaha pom bensin," kata dia.
Yunus mengatakan dalam data laporan yang dimilikinya, Gayus memiliki tiga pekerjaan yakni pegawai pajak, pengusaha pom bensin dan satu lagi dirinya lupa pekerjaan apa.
"Tapi saya tidak tahu lokasi pom bensinnya," jelasnya.
(mpr/mad)











































