"Nggak bisa, Setgab lembaga yang dibentuk sebagai koalisi karena koalisi maka ada setgab, setgab itu media komunikasi," kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marham kepada detikcom, Senin (21/11/2011).
Menurut Idrus, Setgab juga tempat untuk bertukar informasi. Selain tentunya tempat berkumpul para anggota partai koalisi untuk bersilaturahmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Idrus, bila ada pihak-pihak yang tidak senang dengan keberadaan Setgab bisa dibicarakan baik-baik. Pertamuan dapat dilakukan antar anggota atau melalui ketua umum partai masing-masing.
Sementara keputusan yang diambil di dalam setgab, tidak perlu melulu seragam. Dalam beberapa hal, anggota Setgab bisa jadi ada perbedaan.
"Setgab bukan penyeragaman," imbuhnya.
Eksistensi Setgab Partai Koalisi akan menjadi menu pembahasan Rakernas Partai Amanat Nasional pada 10-11 Desember mendatang. Dua politikus PAN, Bima Arya Sugiarto dan Putra Jaya Husin bahkan mengungkapkan usul agar Setgab itu dibubarkan saja karena mengalami disfungsi politik.
Menurut Bima, "Tidak menutup kemungkinan (Setgab) dibahas di Rakernas. Apa yang PAN bisa kontribusikan supaya persoalan ini tidak selalu menjadi permasalahan di kemudian hari. Ya, apakah ada kajian format baru terhadap Setgab, apakah posisi PAN dengan Setgab dan..."
"Kalau tidak berpolitik lebih baik dibubarkan saja," potong Putra dalam jumpa pers di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (20/11).
(mad/mpr)











































