Pengakuan itu disampaikan Perdana Menteri Valdis Dombrovskis dan Menteri Luar Negeri Edgars Rinkevics di sela-sela jamuan resepsi diplomatik pada Hari Kemerdekaan Republik Latvia baru-baru ini.
"Perdana Menteri dan Menlu Latvia mengakui peran besar Indonesia di kawasan dan menyampaikan apresiasi tinggi," demikian disampaikan Kuasa Usaha Ad-interim (KUAI) KBRI Stockholm Endang Wirawan kepada detikcom Senin petang Waktu Eropa Tengah atau Selasa (22/11/2011) dinihari WIB.
Republik Latvia berada dalam satu akreditasi dengan Kerajaan Swedia, yang menjadi wilayah kerja KBRI Stockholm.
Dalam resepsi memperingati proklamasi kemerdekaan Latvia dari Rusia yang berlangsung di Riga (18/11/2011), KUAI kepada PM Dombrovskis dan Menlu Rinkevics sebelumnya memaparkan mengenai peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Latvia.
Salah satu tonggaknya adalah dibukanya sebuah anjungan Indonesia dalam museum terbesar di kawasan Baltik, The Art Museum Riga Bourse, yang memperkenalkan koleksi benda-benda seni Indonesia dari Sumatera sampai Kepulauan Sunda Kecil.
Di anjungan ini masyarakat setempat dan turis asing lainnya yang berkunjung ke Latvia dapat mengenal Indonesia melalui seni budaya.
Diharapkan dari sini akan tumbuh minat mereka untuk mengunjungi dan mengenal Indonesia lebih lanjut, baik untuk kerjasama perdagangan dan investasi maupun kunjungan wisata.
"Selain itu juga akan ada Forum Konsultasi Bilateral Indonesia-Latvia pada triwulan pertama 2012. Latvia bahkan merencanakan untuk membuka Indonesian Studies di Universitas Latvia," ujar KUAI, yang hadir sekaligus untuk berpamitan kepada pemerintah setempat.
Forum Konsultasi Bilateral dengan Latvia, imbuh KUAI, akan menjadi forum pertama sejenis. Sementara dengan Swedia forum tersebut sudah berjalan reguler, di samping juga Dialog HAM
Pada kesempatan pamitan di Kemlu Latvia sekaligus evaluasi hubungan bilateral empat tahun terakhir, Direktur Asia Oceania Judite Dobele menurut KUAI mengaku senang bahwa perjalanan hubungan bilateral kedua negara yang terbilang masih belia terus mendapat perhatian besar dari media.
"Tentu kita berharap saling pengertian dan kerjasama bilateral kedua negara akan terus meningkat demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat kedua bangsa," pungkas KUAI.
(es/es)











































