KPI Indikasikan tvOne Tahu Soal 'Charity Settingan'

KPI Indikasikan tvOne Tahu Soal 'Charity Settingan'

- detikNews
Senin, 21 Nov 2011 17:35 WIB
Jakarta - Saat diklarifikasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), jawaban tvOne soal tahu atau tidak adanya settingan dalam acara 'Charity Fashion Show' masih belum jelas. Namun, dari pembicaraan BBM reporter tvOne dan Valencia Mieke Randa (Silly), KPI mengindikasikan stasiun televisi itu tahu adanya settingan.

"Soal di blog Ibu Valencia (percakapan BBM-red), pihak tvOne masih belum clear menjawabnya. Komunikasi seperti apa antara reporter dengan pihak pengadu. Sepertinya pihak tvOne tahu itu ada penipuan dan seharusnya sebagai jurnalis. Fakta itu yang harus diungkap. Ada nama yang dirugikan yaitu Nando," kata anggota KPI Koordinator Pemantauan Isi Siaran, Ezki Suyanto.

Hal itu dikatakan Ezki usai melakukan klarifikasi kepada tvOne di kantor KPI, di Gedung Bapeten, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2011). Dari pihak tvOne hadir antara lain General Manager News and Sport, Totok Suryanto.

Berdasar keterangan yang diterima KPI dari tvOne, stasiun televisi itu juga masih berpikir positif soal acara 'Charity Fashion Show' tersebut. "Mereka berpikir positif uang itu belum diberikan kepada nama yang disebut. Menurut mereka bukan penipuan," kata Ezki.

Anggota KPI lainnya, Judha Riksawan mengatakan, masih ada hubungan yang terputus (missing link) dalam persoalan tahu tidaknya tvOne soal settingan charity itu. "Bahasa kami ada 'missing link' seperti liputannya tanggal 10 sampai tanggal 18, antara reporter dengan Valencia seperti apa komunikasinya," ujarnya.

Judha mengatakan, tidak ada yang dipersoalkan dari gambar yang tayang kecuali keberatan pengadu yang tidak diakomodir dan missing link itu.

"Tidak ada setting, indikasi penipuan, itu jawaban mereka. Yang kami persoalkan, bagaimana komunikasi reporter dengan Ibu Valencia. Soal gambar itu tidak berpengaruh. Ada BBM yang diberikan reporter kepada Ibu Silly seolah-olah ini ada penipuan dan seolah-olah tvOne sudah tahu. Ini yang masih belum bisa tuntas diklarifikasi," terangnya.

Karenanya, KPI akan kembali melakukan klarifikasi lanjutan. Ditanya apakah reporter bersangkutan perlu dipanggil, KPI menyerahkan hal itu kepada tvOne.

"Itu berkaitan dengan tvOne. KPI hanya berhubungan dengan lembaga penyiaran. Reporter dihadirkan atau tidak nantinya itu kewenangan tvOne. Tapi kami punya banyak pertanyaan tentang itu," ujar Judha.

Sebelumnya General Manager News and Sport, Totok Suryanto mengaskan bahwa tvOne hanya meliput dalam acara itu. Acara itu merupakan acara pihak luar dan tvOne tidak melakukan settingan.

"Yang kami dapatkan memang acara itu ada, charity untuk keperluan orang yang membutuhkan. Persoalannya kan apakah pada saat itu ada beberapa orang yang diundang, fokus kami mengambil gambar pada kegiatannya," jelas General Manager News and Sports tvOne, Totok Suryanto.

Hal itu dikatakan Totok usai bertemu dengan KPI di Kantor KPI, Gedung Bapeten, Jalan Gajah Mada 8, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2011).

"Charity itu bukan settingan, charity itu bukan penipuan dan charity itu benar adanya. tvOne tidak pernah melakukan settingan untuk acara itu, kecuali acara kita. Itu acaranya orang luar dan kita tidak mau melakukan settingan. Konteks yang dipersoalkan gambar itu yang diambil," imbuh Totok.

(nwk/nvt)


Berita Terkait