"Ada dua orang yang kita amankan, diduga pelakunya," kata Wakasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Indra Siregar kepada wartawan saat ditemui Stadion GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2011).
Salah seorang yang diamankan bernama Suryanto, warga asal Semarang, Jawa Tengah. Sementara satu lainnya belum diketahui identitasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, Suryanto yang menghiasi badannya dengan tato itu berteriak-teriak. Teriakannya menarik perhatian suporter lainnya. "Sini, wawancara saya," teriak Suryanto seperti ditirukan oleh Indra.
Indra mengaku, ia yang berjaga di loket di dekat Masjid Al Bina. Ia menyaksikan langsung saat-saat Suryanto berteriak. "Kemudian kita amankan," imbuh dia.
Menurut Herman, seorang saksi mata mengatakan, saat kobaran api terlihat di loket, banyak suporter yang sedang mengantre.
"Mereka langsung kabur pas ada api," ucap Herman.
Diduga, suporter marah karena merasa dibohongi. Penjaga tiket menjanjikan akan kembali pada pukul 13.00 WIB selepas istirahat. "Tapi ditunggu-tunggu sampai pukul 15.00 WIB, nggak dibuka lagi," ujar Herman.
Sementara itu, Suryanto membantah telah membakar loket penjualan tiket itu. "Bukan saya yang bakar, bukan saya. Saya datang setelah ada api," kata Suryanto saat digiring petugas.
(nal/nvt)










































