"Setgab sekarang ini memang tidak berfungsi. Tujuan awalnya lembaga komunikasi parpol koalisi untuk meningkatkan komunikasi sehingga proses pengambilan suara di DPR jadi satu suara," tutur Ketua DPP PAN, Viva Yoga Mauladi.
Hal ini disampaikan Viva dalam diskusi politik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenyataannya tidak berjalan maksimal. Tidak pernah dibicarakan secara strategis pemerintah dengan parlemen. Sehingga kami tidak terwakili," tuturnya.
Menurutnya keputusan Setgab lebih mengakomodir partai besar. Sebagai contoh pemerintah yang mengakomodasi kepentingan Golkar dan PD dalam draf revisi UU Pemilu.
"PT identik dengan pemikiran PD, untuk jumlah kursi per dapil itu mengakomodasi kepentingan Golkar," keluhnya.
Peluang PAN keluar setgab koalisi terbuka. "Setgab tidak memberi manfaat penting bagi kami, adanya sama seperti tak ada. Hidup segan, mati pun tak mau. Kondisi itu membuat kami memikirkan untuk apa, jadi sedang evaluasi perlunya keberadaan PAN di Setgab," tegasnya.
(van/lh)











































