"Ini adalah kesalahan logika dari Partai Golkar, PD, dan PDIP sehingga mengajukan PT diatas 4 persen. Persoalan kami bukan angka PT tapi apa perhitungannya, ini sangat merugikan demokrasi Indonesia," tutur inisiator poros tengah yang juga Ketua DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, dalam diskusi politik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2011).
Pandangan senada disampaikan Ketua DPP Hanura, Akbar Faisal. Ia menyebut para elit parpol besar hanya memikirkan bagaimana membuhuh partai kecil.
"Sudah membunuh partai menengah dan kecil dan sekaligus membunuh warna-warni perpolitikan kita. Pada akhirnya ini adalah predator, kalau semua rencana ini terjadi. Jadi kita tidak dianggap dalam masalah ini. Ini bukan pengkonsolidasian demokrasi. Tapi ini adalah pemberangusan demokrasi dalam hal ini,"tutur Akbar, dalam forum yang sama.
Pandangan ini diamini Ketua DPP PKB Abdul Malik Haramain. Baginya, Golkar, PDIP, PD memang parpol predator politik.
"Partai yang mengusulkan PT tinggi ya itulah yang disebut predator politik, kanibal politik. Tidak menghargai suara dalam sebuah pemilu,"kecam Malik.
(van/lh)











































