"Kelompoknya baik-baik saja. Kita nggak mau mendiskreditkan ormasnya. Mungkin ada oknum di dalamnya saja," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Imam Sugianto saat dihubungi detikcom, Senin (21/11/2011).
Imam mengatakan, pemeriksaan masih terus berlangsung. Polisi tak mau terjebak dengan ormas apapun. Siapapun orang-orang yang terkait dalam kasus penusukan Raafi Aga Winasya Benyamin akan tetap diperiksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pihak 234 SC juga sudah membantah keterlibatan mereka dalam kasus tewasnya Raafi Aga Winasya Benyamin (17) di Shy Rooftop, Kemang 5 November lalu. Namun pihak 234 mengakui ada 10 anggota mereka yang diperiksa, statusnya masih saksi.
Seperti diketahui, Raafi tewas setelah tertusuk di perutnya saat menghadiri pesta ulang tahun salah satu temannya di Shy Rooftop, Kemang, Jaksel pada Sabtu (5/11) lalu. Sebelum ditusuk, Raafi sempat terlibat keributan dengan para pelaku.
Polisi menyebut Raafi Cs terlibat dengan kelompok Mike Cs. Namun polisi tidak menyebutkan kaitan Mike dengan anggota 234 SC.
Dalam kejadian itu, ternyata bukan hanya Raafi yang terluka. Teman Raafi, G yang juga siswa SMA Pangudi Luhur turut terluka akibat terkena pisau pelaku.
(gus/ndr)











































