Marty: Pejabat Deplu Tak Coblos 8.000 Surat Suara untuk SBY
Jumat, 16 Jul 2004 11:00 WIB
Jakarta -
Juru Bicara Deplu Marty Natalegawa membantah adanya keterlibatan pejabat Deplu dalam kasus pencoblosan 8.000 suara untuk pasangan SBY-Kalla oleh petugas TPS di Tawau, Malaysia Timur."Tim dari KBRI di Kinabalu telah melakukan verifikasi dan menyebutkan tidak ada pejabat Deplu yang terlibat," kata Marty dalam jumpa pers di Deplu, Jl. Pejambom, Jakarta Pusat, Jumat (16/7/2004).Menurut Marty, yang ada di Tawau bukan kantor konsulat, tapi kantor penghubung yang tugasnya menyangkut keimigrasian. "Dan tidak ada pejabat deplu," katanya tanpa menjelaskan pejabat dari departemen mana yang bertugas di Tawau.Marty juga menegaskan kasus di Tawau ini sepenuhnya wewenang Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dan KPU telah mengirimkan kertas suara baru agar pemilih dapat menggunakan hak pilihnya kembali. Sementara 8.000 surat suara yang telah dicoblos sendiri oleh petugas TPS dinyatakan tidak sah.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































