SBY Akan Pertahankan Setgab Koalisi Hingga 2014

SBY Akan Pertahankan Setgab Koalisi Hingga 2014

- detikNews
Senin, 21 Nov 2011 08:18 WIB
Jakarta - Keberadaan Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi dinilai menjadi disfungsi politik sehingga layak dibubarkan. Namun, Presiden SBY dianggap akan tetap mempertahankan Setgab hingga akhir pemerintahannya di 2014 nanti.

"Saya kira SBY akan mempertahankan Setgab. Penting bagi SBY agar Setgab bisa bertahan sampai 2014," ujar pengamat politik dari Charta Politica, Arya Fernandes dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (20/11/2011) malam.

"Karena dia (SBY) tipe kompromistis, lebih memilih melakukan negosiasi daripada menciptakan konflik. Kalau Setgab dibubarkan, maka akan timbul konflik," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika Setgab dibubarkan, publik akan berpikir ada konflik di dalamnya. Akan muncul pemikiran Golkar sebagai Ketua Setgab tidak mewadahi konflik dan secara tidak langsung ini akan menciptakan persepsi yang negatif ke Demokrat.

"Demokrat akan lebih baik mempertahankan Setgab," tutur Arya.

Menurut Arya, selama ini Setgab cenderung menjadi media kompromistis bagi partai-partai koalisi Demokrat. Setgab lebih banyak fokus pada isu-isu populis, seperti persoalan Bank Century dan angket pajak.

Selama ini Setgab dipersatukan oleh kepentingan para anggota koalisi, dimana pada satu isu mereka bisa sejalan, namun menjadi berbeda pandangan pada isu lain. Setgab tidak bisa dipaksakan untuk satu suara pada suatu kebijakan politik, sebab masing-masing parpol tentunya memiliki persepsi berbeda.

Namun, tanpa kehadiran Setgab, situasi politik bisa jadi lebih kacau. Masing-masing parpol akan bisa menjalin koalisi tersembunyi dengan parpol lain tanpa bisa terpantau.

"Setgab akan bertahan terus, karena bagaimana pun Demokrat lebih menginginkan Setgab untuk bertahan. Karena kalau membubarkan Setgab, tentu kalkulasi politik lebih cair. Demokrat tidak bisa memantau siapa kawan dan siapa lawannya," terang Arya.

Sebelumnya diberitakan, eksistensi Setgab Partai Koalisi akan menjadi menu pembahasan Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN) pada 10-11 Desember mendatang. Sejumlah politikus PAN mengungkapkan usul agar Setgab itu dibubarkan saja karena mengalami disfungsi politik.

Terhadap hal ini, Arya melihat, usulan tersebut hanya merupakan usulan emosional belaka. Menurutnya, PAN gerah dengan manuver dan kiprah parpol lain dalam Setgab koalisi.

"Saya kira tentu pilihan untuk mengusulkan Setgab dibubarkan belum keputusan resmi partai. Itu usulan emosional," tandasnya.

(nvc/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads