"Setgab jangan bubar. Ini untuk kebaikan bersama," ujar Wasekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, kepada detikcom, Senin (21/11/2011).
Ramadhan menilai banyak keuntungan yang didapat dari kehadiran Setgab. Partai-partai yang tergabung dalam koalisi ini menjadi solid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dalam perjalanannya timbul berbagai perbedaan pendapat, Ramadhan melihat itu masih dalam batas kewajaran. Namun ia memastikan, koalisi ini solid.
"Posisi semua anggota Setgab juga equal. Jadi wajarlah bila ada dinamika internal Setgab. Keluar, eksternal, Setgab solid dan tak ada yang krusial," tandasnya.
Dua politikus PAN, Bima Arya Sugiarto dan Putra Jaya Husin setuju bila Setgab dibubarkan. Tidak ada yang bisa diharapkan lagi dari keberadaan Setgab tersebut. Bima mengatakan, efektivitas Setgab saat ini perlu dikritisi dan dievaluasi. Sejumlah perkembangan menunjukkan bahwa Setgab mengalami disfungsi politik.
Menurut Bima, "Tidak menutup kemungkinan (Setgab) dibahas di Rakernas. Apa yang PAN bisa kontribusikan supaya persoalan ini tidak selalu menjadi permasalahan di kemudian hari. Ya, apakah ada kajian format baru terhadap Setgab, apakah posisi PAN dengan Setgab dan..."
"Kalau tidak berpolitik lebih baik dibubarkan saja," potong Putra dalam jumpa pers di Kantor DPP PAN, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2011).
(mok/nvc)











































