Mayat Perempuan dalam Karung di Kali Progo Gegerkan Warga Magelang

Mayat Perempuan dalam Karung di Kali Progo Gegerkan Warga Magelang

- detikNews
Minggu, 20 Nov 2011 21:22 WIB
Magelang - Penemuan mayat di dalam karung putih oleh seorang pencari kayu di bantaran Kali Progo tepatnya di Dusun Tambak Watu, Desa Rejosari, Kecamatan Bandongan, Magelang, Jateng membuat geger warga.

Mayat berjenis perempuan itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Di bagian wajah sampai pinggang, korban ditutup dan diikat oleh tali platsik (tali rafia) biru. Diduga mayat tersebut merupakan mayat korban pembunuhan.

Informasi yang dihimpun detikcom, Minggu (20/11/2011), mayat perempuan itu ditemukan oleh Slamet, warga sekitar yang saat itu sedang mencari kayu bakar untuk keperluan memasak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat saya cari kayu, tiba-tiba saya dikagetkan oleh sesosok mayat perempuan. Saya kaget dan langsung melaporkan kejadian itu ke aparat desa setempat," jelas Slamet saat ditemui detikcom di lokasi.

Polisi yang tiba langsung membuka karung tersebut. Warga pun berhamburan untuk melihat mayat tersebut. Bahkan, sebelum dilakukan olah TKP, polisi bersusah payah untuk menghalau kerumunan warga.

Setelah dibuka, mayat yang ada di dalam karung itu adalah warga setempat. Mayat dalam karung ditemukan dalam posisi terbujur kaku dengan menggunakan kaos coklat dan celana jeans dengan rambutnya panjang.

Dia adalah Mulan Soraya (17) warga Dusun Sampang, Desa Gondangrejo, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jateng. Yang merupakan warga dusun sebelah tempat ditemukan mayat dalam karung itu.

Mayat perempuan itu akhirnya langsung dilarikan ke RSUD Tidar Kota Magelang untuk dilakukan visum. Hasil visum ini untuk mengetahui apakah korban Mulan ini sengaja dibunuh atau karena sebab yang lain.

Kapolres Magelang AKBP Guritno menyatakan sampai saat ini polisi masih menunggu hasil dari dokter RSUD Tidar Kota Magelang.

"Kita belum bisa memastikan mayat ini terlibat kasus pembunuhan atau tidak. Namun, kami akan melakukan lidik. Kita akan melihat bukti-bukti dan dari hasil otopsi sejauh mana mayat ini merupakan korban pembunuhan atau karena hanyut di sungai," jelas Guritno.

(mok/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini