Soal Capim KPK, Jangan Cari yang Favorit Tapi yang Berintegritas Baik

Soal Capim KPK, Jangan Cari yang Favorit Tapi yang Berintegritas Baik

- detikNews
Minggu, 20 Nov 2011 17:33 WIB
Soal Capim KPK, Jangan Cari yang Favorit Tapi yang Berintegritas Baik
Jakarta - Zulkarnain disebut-sebut sebagai calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) favorit Komisi III DPR. Namun DPR didorong jangan sekadar mencari capim yang favorit, namun harus yang berintegritas baik.

"Kalau misalnya ada 1 favorit, dan yang satu tidak difavoritkan, takutnya pemberantasan korupsi jadi terhambat. Lebih baik cari aman saja, pilih calon anggota KPK yang integritasnya baik," kata Choky Ramadhan, anggota Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di kantor Transparansi Internasional Indonesia, Jl Senayan Bawah No 17, Jakarta, Minggu (20/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya akan sangat mengerikan apabila seseorang menjadi favorit namun integritasnya tidak baik. "Ini bisa menjadi preseden buruk," sambung Choky.

Anggota Indonesia Corruption Watch Tama S Langkun menyampaikan hal senada. Pemilihan capim KPK tidak seharusnya berdasarkan selera, lobi-lobi dan hal-hal yang berbau kompromistis.

"Seharusnya, calon pimpinan KPK dipilih berdasarkan parameter dan integritasnya," ucap Tama.

Sedangkan anggota TII Dwipoto Kusumo berpendapat, masa depan KPK berada di tangan DPR. Jika Dewan memilih berdasarkan suka atau tidak suka dan lobi-lobi semata maka dipertanyakan kinerja KPK ke depannya.

"Ini bisa jadi pemunduran pemberantasan korupsi di Indonesia," kata Dwipoto.

Komisi III DPR RI akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan capim KPK pada 21 November hingga 1 Desember 2011. Kedelapan capim KPK yang akan dites DPR adalah Bambang Widjojanto, Yunus Hussein, Abdullah Hehamahua, Handoyo, Abraham, Zulkarnaen, Adnan Pandu Pradja, dan Ariyanto Sutadi.

(vit/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads